Kategori
Tips

Bahagia itu Dibuat Bukan Diharap, Sebuah Seni Hidup Damai

Bahagia itu Dibuat Bukan Diharap, Sebuah Seni Hidup Damai

MEDIAPENELITI.COM – Bahagia sebenarnya bisa dibuat oleh siapapun dan kapanpun, kebahagiaan merupakan hak dari setiap makhluk.

Apalagi bagi seorang manusia, perasaan demikian bahkan dijadikan sebagai tujuan hidup.

Tapi sayangnya, mereka tidak memahami makna kebahagiaan yang sebenarnya.

Untuk mendapatkan rasa bahagia, bahkan mereka menggunakan obat-obatan terlarang.

Menghabiskan banyak uang untuk berfoya-foya dan semacamnya.

Boleh jadi, hal demikian adalah kebahagian duniawi dan bersifat sementara.

Sebab, setelah uang yang digunakan untuk foya-foya habis, maka muncul penyesalan.

Sama halnya ketika menggunakan obat-obatan terlarang, efek bahagianya hanya sementara, setelah itu efek yang diterima tubuh jauh merugikan.

Letak bahagia sebenarnya dari seseorang memandang.

Bila apapun yang ia kerjakan dan ia selalu berpikir positif, maka kebahagiaan akan selalu menyelimuti perasaannya.

Misalnya ketika mengalami musibah, seperti kerugian dalam berbisnis, bagi mereka yang mengalaminya tentunya akan merasa berat.

Dengan perasaan yang tidak baik, sebagian besar orang bahkan mengerutu dengan yang ia alami.

Sebenarnya jika ia memandang, bahwa kerugian itu sebagai salah satu infaq atau dianggap sebagai sedekah, perasaannya tidak akan seburuk ketika merasa rugi.

Sehingga, memandang segala yang bersifat rugi dengan pandangan positif, maka dengan sendirinya bahagia akan muncul.

Ciptakan kebahagiaan sendiri

Kamu bisa menciptakan sendiri bahagiamu, caranya ?

Caranya kamu lakukan berbagai hobimu, seperti hobiku, yakni menulis dan denger musik, ketika melakukannya, aku bahkan lupa waktu.

Ketika sendiri, aku mengambil earphone dan memutar musik dari ponsel.

Setelah itu, aku mulai merangkai kata, seperti yang kamu baca sekarang, aku sedang duduk sendirian, mendengar musik dan menulis.

Dengan begini saja, aku sudah merasa bahagia, mendengar musik tanpa mendengar pembicaraan manusia-manusia lain.

Jadi, temukan hobi kamu, lalu lakuin, mungkin bagi sebagian orang memandang, aku kurang teman, karena terlalu asik dengan dunia sendiri.

Tapi, bagi aku gak masalah sih, sebab tidak menganggu orang lain dan bahagia dengan cara sendiri, bener gak ?

Jangan terlalu hiraukan cakap orang

Satu sisi baik mendengar ucapan orang, satu sisi terlalu mendengar ucapan orang, nanti kamu gak bisa nentuin bahagiamu sendiri.

Sebab, tentunya kamu memiliki kebahagiaan sendiri, pola pikir dan keinginan sendiri yang ingin kamu gapai.

Ada baiknya kamu menutup telinga, menggunakan earphone dan menghidupi musik.

Selama kamu gak ganggu hidup orang lain, ngapain coba terlalu mikirin pendapat orang.

Kecuali kamu menggunakan milik orang lain, menganggu orang lain, boleh saja denger nasehat jika mereka menasehati.

Tapi, sekarang banyak sih, orang-orang sok bijaksana, menasehati tanpa diminta.

Jika perkara gitu kamu dapati, jangan juga membantah, iyakan saja setelah itu pergi tutup telinga.

Memandang semua dengan positif

Tidak semua orang bisa berpandangan positif, terkadang meski ada perkara kecil, dibesar-besarkan.

Padahal, membesarkan perkara demikian hanya membuat jiwamu terganggu.

Memandang semua dengan positif, akan membuat jiwamu lebih tenang dan lebih netral.

Bersikap bodo amat terkadang penting pada hal-hal yang tidak perlu dipikirkan.

Misalnya, ada orang membicarakan terkait kehidupanmu di belakang, mengatakan apapun yang menyakiti.

Satu sisi, tentu kita akan marah jika diperlakukan demikian, tapi jika kita berpandangan positif, ucapan mereka tidak akan menganggu lagi.

Karena, apapun yang diucapkan, tidak akan menurunkan derajatmu.

Kamu masih tetap menjadi dirimu, kepalamu tidak retak.

So, pandanglah positif, sejuta sanjungan pun tidak akan meninggikan derajatmu, sejuta hinaan pun tidak akan merendahkan derajatmu.

Memaafkan

Cara yang paling mudah menemukan bahagia adalah dengan memaafkan semuanya.

Ikhlaskan hati menjalani apapun yang terjadi.

Maafkan orang yang membencimu.

Maafkan orang yang memusuhimu.

Dengan memaafkan, perasaanmu akan lebih mudah lapang, menerima apapun keadaan dengan perasaan ikhlas.

Misalnya ada seseorang yang telah berjanji jauh-jauh hari denganmu, namun ketika tiba waktunya, janjinya diingkari.

Lumrah, orang marah, lumrah orang mengerutu, namun perasaan demikian sebenarnya akan menganggu jiwamu.

Maka, langkah terbaik yakni dengan memaafkannya dan ambil pelajaran.

Kamu bisa tidak memegang janji apapun lagi dengannya, serta jika ke depannya ia berjanji, kamu jangan terlalu menganggapnya akan dilakuin oleh orang yang buat janji.

Bebaskan jiwamu dari pengaruh luar, dengan cara memaafkannya dan ambil pelajaran dari yang ia lakukan.

Seperti, jika kamu merasa tidak menyenangkan ketika membatalkan janji sepihak, maka ke depan kamu jangan lakuin begitu.

Kesimpulan

Kebahagiaan merupakan salah satu perasaan damai, setiap orang menginginkan demikian dalam hidup.

Namun, terkadang sebagian orang hanya memandang bahagia ketika ada pengaruh dari luar.

Ia bahagia ketika disanjung, bahagia ketika dicintai dan sebagainya, intinya adanya pengaruh dari luar.

Sebenarnya bahagia bisa diciptakan sendiri, dengan memandang semua perkara dengan positif.

Mengambil pelajaran dan terus berbenah.
Selalu memaafkan diri sendiri dan orang lain, serta tidak membesarkan perkara kecil. (Mediapeneliti.com/Syamsul Azman)

Oleh admin

Anda bisa terhubung dengan kami di Instagram @mediapeneliti

Tinggalkan Balasan