Kategori
Tips

Boleh Ditiru! Begini Cara Cepat Bangkit dari Kegagalan

MEDIAPENELITI.COM – Boleh ditiru! Begini cara cepat bangkit dari kegagalan. Setiap manusia pasti pernah merasakan kegagalan.

Anggap saja ia adalah bumbu sukses kehidupan. Maka semakin banyak gagal, semakin nikmat pula rasanya sukses.

Akan tetapi, kegagalan hanya terjadi pada orang yang berani memulai atau melakukan sesuatu, berusaha dan kemudian menanggung resiko akan gagal atau sukses!

Percaya bahwa kegagalan adalah lumrah setiap insan yang berusaha mengejar sukses akan membuat kita lebih paham akan definisi gagal yang sesungguhnya.

Belajar bangkit dari orang-orang sukses

Bayangkan saja seorang kakek yang wajahnya terpampang jelas berwarna hitam putih pada kemasan ayam goreng renyah KFC.

Beliau adalah Colonel Sanders, seorang tukang tampal ban, sales asuransi, koki, dan seorang pemadam kebakaran, sebelum akhirnya menjadi pemilik KFC, sebuah brand ayam goreng yang sudah mendunia.

Sama halnya dengan J.K Rowling, pencipta dunia sihir “Harry Potter” yang pernah tenggelam dalam depresi berat, dan Walt Disney yang pernah bangkrut berkali kali sebelum akhirnya menjadi raja animasi dunia.

Jika kita telusuri perjalanan hidup mereka menuju sukses, tidak sedikit kita akan menemukan kata “gagal”. Tetapi, bukankah kesuksesan mereka sekarang menjadi bukti bahwa mereka bangkit lagi?

Kenali potensi diri

Tidak jarang manusia itu menilai potensi diri mereka sendiri. Alih-alih bangkit, setelah gagal sekali kita seolah “patah kaki”, lalu tak mau bangkit lagi.

Sedangkan dalam Ilmu Psikologi positif, Seligman telah mencoba untuk fokus pada pengembangan karakter individu dilihat dari sisi kekuatannya, bukan kelemahan!

Maka, dengan menggali dan mengembangkan potensi diri, kita sebenarnya mampu mengoptimalisasi fungsi dalam kehidupan, sehingga menghantarkan kita pada kebahagiaan yang murni.

Memelihara semangat agar tidak mati

Setelah jatuh, tentunya kita memerlukan motivasi untuk bangkit lagi. Motivasi disini tentunya tidak datang secara tiba-tiba jika tidak dijemput terlebih dulu.

Setiap orang akan menemui jalan yang berbeda-beda dalam petualangan menelusuri semangat yang dicari.

Ada yang menuliskan mimpi-mimpi, juga bergaul dengan orang-orang hebat yang menginspirasi. Tidak sedikit juga mereka yang menghadiri seminar dan program motivasi.

Tetapi bagaimana caranya agar motivasi yang didapatkan menjadi semangat yang tidak lari bahkan terus menguatkan disaat kita dihentam gagal lagi?

Menurut Dr. D.J. Schwartz dalam bukunya “Berpikir dan Berjiwa Besar”, ada beberapa proses membangun kepercayaan dalam diri kita yaitu dengan rasa “percaya” itu sendiri.

Kepercayaan, sikap “saya positif-saya bisa”, akan melahirkan kekuatan, keterampilan dan energi yang diperlukan untuk bangkit dari keterpurukan.

Apabila kita percaya “saya bisa melakukan itu”, maka berkembanglah cara untuk melakukannya.

Ahli psikologi percaya bahwa pola pikir akan menentukan karakter, sikap dan kemudian memunculkan motivasi intrinsik individu.

Maka, berhati-hatilah dengan apa yang kita pikirkan tentang diri sendiri. Berfikirlah dengan rasional dan positif seperti “aku bisa melewati kegagalan ini”, atau “Kesempatan tidak hanya datang sekali”.

Maka secara tidak langsung mindset yang positif akan memicu tindakan kita selanjutnya (untuk tetap berusaha). Lagi pula, gagal sekali bukan berarti gagal selamanya, bukan?

Ayo teman, katakan selamat tinggal pada keterpurukan, dan semangat bangkit lagi! (Mediapeneliti.com/Fatimah Zuhra)

 

Tinggalkan Balasan