Kategori
Pendidikan

Fungsi Strategi dan Tanggung Jawab Pemimpin Era Milenial

MEDIAPENELITI.COM – Era milenial memang berbeda dengan era-era lain.

Orang pada era ini berlomba-lomba mendapatkan kemudahan dalam segala aktivitas dan menginginkan serba instan.

Namun, tidak semua bisa mengendalikan perubahan yang amat cepat itu bahkan banyak yang tertinggal karena tidak menyadari perkembangan.

Sekarang masa milenial yang memimpin, buktinya banyak para milenial yang membuat berbagai perkembangan di Indonesia.

Salah satunya seperti Nadiem Anwar Makarim, yang menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.

Nadiem sebagai salah satu tokoh yang bisa dikatakan milenial dan mampu mengisi posisi penting di Tanah Air.

Anda seorang milenial dan ingin menjadi pemimpin atau ingin tahu bagaimana memimpin di era baharu seperti saat ini ?

Simak penjelasan ini seperti dikutip pada  ‘Art of Leadership’ karangan Salsabiela, mengenai pemimpin era milenial.

Tugas Pemimpin

Fungsi Kepemimpinan

Berikut ini penjelasan tentang lima fungsi pokok kepemimpinan:

Fungsi instruktif

  • Pemimpin berfungsi sebagai komunikator yang menentukan
  • apa (isi perintah),
  • bagaimana (cara mengerjakan perintah),
  • bilamana (waktu memulai, melaksanakan dan melaporkan hasilnya) dan
  • di mana (tempat mengerjakan perintah).

Fungsi konsultatif

Pemimpi dapat menggunakan fungsi konsultatif sebagai komunikator dua arah.

Hal itu digunakan manakala pemimpin dalam usaha menetapkan keputusan yang memerlukan bahan pertimbangan dan berkonsultasi dengan orang-orang yang dipimpinnya.

Fungsi partisipatif

Dalam menjalankan fungsi partisipasi, pemimpin berusaha mengaktifkan orang-orang yang dipimpinnya dalam pengambilan maupun pelaksanaan keputusan.

Fungsi delegasi

Dalam menjalankan fungsi delegasi, pemimpin memberikan pelimpahan wewenang membuat atau menetapkan keputusan kepada pengikutnya.

Fungsi kontrol

Fungsi pengendalian berasumsi bahwa kepemimpinan yang efektif harus mampu mengatur aktivitas anggotanya secara terarah dan dalam koordinasi yang efektif.

Upaya Mencapai Tujuan

Kepemimpinan berfungsi sebagai usaha memengaruhi dan mengarahkan pengikut untuk bekerja keras, memiliki semangat tinggi, dan memotivasi tinggi guna mencapai tujuan organisasi.

Hal ini terutama terikat dengan fungsi pemimpin dalam mengatur hubungan antara individu atau kelompok dalam organisasi.

la mengawasi, mengendalikan, dan menyalurkan perilaku anggota yang dipimpin. la juga bertindak sebagai wak kelompok dalam berhubungan dengan dunia luar.

Pada pokoknya, fungsi kepemimpinan itu adalah menjalankan wewenang kepemimpinan, yaitu menyediakan suatu sistem komunikasi, memelihara kesediaan bekerja sama dan menjamin kelancaran serta keutuhan organisasi atau perusahaan.

Pengembangan kesetiaan para pengikut

  • Pengambilan keputusan
  • Pengembangan imajinasi
  • Pendelegasian wewenang kepada pengikut
  • Pemrakarsaan, pengglatan, dan pengendalan rencana- rencana
  • Pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya
  • Pelaksanaan keputusan dan pemberian dorongan kepada para pelaksana
  • Pelaksanaan kontrol dan perbaikan kesalahan-kesalahan
  • Pemberlan tanda penghargaan kepada pengikut yang berprestasi
  • Pertanggungjawaban semua tindakan.

Strategi Pemimpin

Fungsi utamanya adalah merencanakan, melaksanakan, menyusun kebijakan, menjadi tenaga ahli, mewakili kelompok untuk ke luar.

Secara lebih terperinci, tugas-tugas pemimpin adalah mengambil keputusan, menetapkan sasaran dan menyusun kebijaksanaan.

Mengorganisasikan dan menempatkan pengikut, mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan secara vertikal (antara bawahan dan atasan) maupun secara horisontal (antara bagian atau antar-unit), serta memimpin dan mengawasi pelaksanaan pekerjaan.

Pemimpin harus mempunyai pemahaman yang mendalam pada organisasinya.

la juga harus mampu berpikir dan memiliki pandangan secara filosofis untuk melihat organisasi secara esensi.

la harus mampu memengaruhi rekan-rekan yang bekerja bersamanya untuk mau bekerja lebih keras dan berinovasi.

Tanggung Jawab Kepemimpinan

Kepemimpinan merupakan seni memengaruhi orang lain agar mereka mau bekerja sama untuk mencapai tujuan.

Dalam hal ini, diperlukan tanggung jawab orang yang berfungsi sebagai pemimpin.

Adapun tanggung jawab pemimpin adalah sebagai berikut:

  • menentukan tujuan pelaksanaan kerja realitas (kuantitas, kualitas, keamanan, dan lain sebagainya),
  • melengkapi para pengikut dengan sumber-sumber dana yang diperlukan untuk menjalankan tugasnya,
  • mengomunikasikan pada pengikut tentang hal yang diharapkan dari mereka,
  • memberikan susunan hadiah yang sepadan untuk mendorong prestasi,
  • mendelegasikan wewenang apabila diperlukan dan mengundang partisipasi apabila memungkinkan,
  • menghilangkan hambatan untuk pelaksanaan pekerjaan yang efektif,
  • menilai pelaksanaan pekerjaan yang mengomunikasikan hasilnya, dan
  • menunjukkan perhatian pada pengikut.

Demikian pembahasan mengenai pembahasan mengenai pemimpin milenial. Semoga bermanfaat. (Mediapeneliti.com/Syamsul Azman)

Tinggalkan Balasan