Kategori
Pendidikan

Kuliah di Unsyiah Aceh Apa Kelebihan dan Kekurangannya

MEDIAPENELITI.COM – Kuliah di Aceh apasih kelebihan dan kekurangannya, sehingga bisa dipertimbangkan untuk menghabiskan waktu lebih kurang empat tahun, lima tahun, enam tahun.

Salah satu kampus yang cukup terkenal di Aceh yaitu Universitas Syiah Kuala (Unsyiah).

Kampus ini tercatat berdiri pada tanggal 2 September 1961, rujukan dari Wikipedia.

Tapi kita tidak membahas sejarah, karena hal tersebut mudah Anda temukan pada website resminya yakni www.unsyiah.ac.id,.

Kita coba lebih mengarah pada apa kelebihan dan kekurangan kuliah di kampus ‘Jantong Hatee Rakyat Aceh’ ini.

Bagi Anda saat ini berkeinginan menyambung pendidikan dari SMA ke bangku perkuliahan, dari S1 ke S2 atau dari S2 ke S3, pembahasan kita ini bisa menjadi salah satu alasan Anda untuk memutuskan melanjutkan kuliah di Aceh atau memilih tempat lain.

Memang, kampus Unsyiah cukup terkenal di Aceh, kampus ini masuk pun masuk dalam kampus kategori baik tingkat nasional.

Dengan stempel kampus bertaraf nasional tersebut, maka banyak calon mahasiswa berlomba-lomba untuk mendaftarkan diri ke Unsyiah.

Mahasiswa Unsyiah pun bukan hanya dari Aceh, banyak juga mahasiswa yang berasal dari luar Aceh, baik itu luar Provinsi Aceh, bahkan mahasiswa dari luar negeri.

Baik, kita coba langsung bahas, apa sih kelebihan kuliah di Unsyiah

Kelebihan

Ada sebelas fakultas di Unsyiah dan semua fakultas menawarkan jurusan-jurusan yang sangat bagus.

Jurusan ini menyesuaikan minat dan bakat Anda sendiri dan biasanya yang mendaftar di Unsyiah ini juga sangat banyak.

Bahkan, sebelum pandemi, pendatang dari luar Aceh datang ikut tes ke Unsyiah bisa memenuhi kampus, dimana-mana terlihat manusia.

Karena antusias banyak, tapi yang diterima tidak sebanyak yang mendaftar.

Maka jika Anda berhasil lulus di kampus ini, merupakan sebuah kebanggaan bagi Anda dan keluarga karena berhasil lulus di kampus bergengsi di Aceh.

Suasana kampus

Suasana kampus Unsyiah cukup sejuk dan indah, banyak pepohonan rindang dan banyak tempat tongkrongan di kampus ini.

Salah satu jalan berada dalam komplek Unsyiah

Gedung-gedungnya juga masih kokoh, meski Tsunami dan gempa beberapa kali di Aceh, bangunan ini masih kokoh dan tetap menjadi primadona untuk mahasiswa.

Anda juga dengan mudah mendapatkan jaringan wifi di kampus ini, karena hampir tiap-tiap fakultas menyediakan wifi gratis yang bisa diakses oleh mahasiswa Unsyiah.

Salah satu gedung yang baru dibangun di Kampus Unsyiah

Unsyiah juga ada lapangan bola, basket, taman bermain anak-anak dan tempat diskusi, biasanya orang setiap sore sering menghabiskan waktu senjanya di tempat ini.

Bukan hanya mahasiswa, warga juga sering membawa keluarganya bermain-main di Unsyiah.

Karena, Unsyiah tidak ada batasan bagi orang masuk, karena letaknya juga berada dipinggir jalan yang sering dilewati warga, maka siapapun bisa masuk dan bersantai di kampus, bukan di kelas ya.

Salah satu tempat di Unsyiah yang sering digunakan oleh warga maupun mahasiswa untuk menghabiskan waktu sore, terdapat taman bermain, lapangan bola dan basker.

Fasilitas

Di Unsyiah juga ada fasilitas-fasilitas yang bisa digunakan oleh mahasiswa, salah satunya seperti wifi tadi.

Selain itu, fasilitas lain berupa tempat-tempat yang bisa digunakan belajar kelompok bisa dengan mudah ditemukan, Anda bisa belajar di bawah pohon-pohon rindang, pohon termasuk fasilitas gak ya ?

Fasilitas penunjang lain juga tergolong cukup baik, gedung-gedung masih bagus-bagus, nyaman lah kuliah di Unsyiah.

Oh ya, ada yang menarik, ada salah satu kantin di Unsyiah cukup unik, jadi kantinnya dibuat di atas kolam ikan, kantin tersebut dikenal dengan kantin Fkip Unsyiah, unik sih menurutku.

Fasilitas lain juga banyak, untuk mengetahui lengkapnya fasilitas lain klik aja di website yang tertera di atas tadi, wkwk.

Mahasiswa Unsyiah

Mahasiswa yang mencari gelar atau menimba ilmu atau bermain-main di Unsyiah berasal dari berbagai suku.

Bukan hanya mahasiswa asal Aceh, seperti dijelaskan di atas, mahasiswanya berasal dari provinsi luar Aceh pun cukup banyak.

Jadi, selain berkuliah di tempat bergensi, dengan berkuliah di Unsyiah Anda juga telah terhubung dengan orang-orang yang berbeda budaya dengan Anda.

Bisa mahasiswa dari Jawa, Kalimantan, Sulawesi, bahkan dari Papua juga ada, jadi jangan berpikir kuliah di Aceh, hanya orang Aceh yang ada di Unsyiah.

Pendukung

Aceh juga dikenal dengan sejuta warung kopi, jika Anda sering mendengar atau pernah mendengar, itu benar adanya.

Sekitar Unsyiah saja, sejauh mata memandang hampir rata-rata warung kopi, tentunya warung kopinya full wifi.

Anda bisa fokus belajar, tapi tergantung pada pribadi masing-masing sih.

Namun, dengan kemudahan wifi gratis dan banyaknya warung kopi, sedikitnya bisa membantu Anda mengerjakan tugas kuliah.

Jadi jangan heran, bila nanti teman-teman Anda mengajak buat tugas kuliah di warung kopi bukan di perpustakaan.

Karena sudah begitu budayanya, hampir rata-rata mahasiswa memilih mengerjakan tugas di warung kopi.

Memang, masih ada sebagian mahasiswa mengerjakan tugas di perpustakaan kampus, namun bila dibandingkan, lebih banyak yang buat tugas di warung kopi.

Bukan masalah, karena dimanapun bisa belajar, pun di warung kopi.

Kopinya juga tergolong murah, biasanya untuk segelas kopi dipatok harga Rp 6 ribu sampai Rp 8 ribu.

Untungnya, dengan membayar harga segitu, Anda sudah bisa duduk di warung kopi sepuas hati, wifi gratis dan tidak diusir, cocok untuk anak kost.

Jadi bisa disimpulkan, kelebihan di Unsyiah yakni, Anda bisa lebih menghemat karena banyak warung kopi di sekitar kampus.

Anda lebih tenang kuliah karena suasana kampusnya cukup rindang dan sejuk.

Anda bisa mengenal banyak budaya di Unsyiah dan bertemu dengan orang-orang dari berbeda provinsi.

Ijazah Anda nanti termasuk bergengsi, karena dari lulusan Unsyiah, tentunya tidak semua orang bisa kuliah di Unsyiah.

Saat ini, tercatat mahasiswa Unsyiah sebanyak 26.010 mahasiswa, sedangkan jika dihitung jumlah yang mendaftar bisa 4 kali lipat dari jumlah tersebut.

Unsyiah juga telah terakreditasi dengan peringkat A (Amat Baik), jadi untuk kuliah di Unsyiah, tidak ada keraguan lagi kualitasnya.

Salah satu masjid yang berada di kawasan kampus Unsyiah, warga menyebutnya Masjid Jamik Darussalam

Kekurangan

Membahas kekurangan sebenarnya tidak baik dan berbahaya, wkwk.

Tapi ini sesuai pengamatan saya, setelah beberapa lama di Banda Aceh dan melihat langsung suansa kampus Unsyiah.

Kekurangan di Unsyiah sebenarnya tidak mempengaharui sistem belajar Anda.

Bahkan kekurangan tersebut bisa membuat Anda segera menyelesaikan program studi.

Kuliah di Unsyiah jika Anda berlama-lama, maka akan sangat terasa suntuk, jenuh dan sebagainya.

Alasannya, di Aceh tidak banyak tempat wisata untuk orang bisa bermain-main seperti di daerah lain.

Syariat Islam masih cukup ketat di Aceh, meski ada beberapa kali kecolongan, namun itu masih terbilang jarang.

Berbeda dengan kampus-kampus di kota lain, bila Anda bisa berkeliling, foya-foya habisin duit kiriman orang tua, kemungkinan di Aceh, Anda tidak bisa melakukannya.

Bayangkan, selama 4 tahun Anda hanya duduk di warung kopi, apa gak menumpuk kafein di hati Anda tu.

Jadi, kekurangan kuliah di Unsyiah itu, Anda mungkin tidak ingin berlama-lama kuliah dan berkeinginan segera menyelesaikan pendidikan.

Motivasinya agar segera bisa mendapat suasana baru, baik bekerja, kembali ke daerah masing-masing dan sebagainya.

Jadi, kekurangan tersebut bisa menjadi salah satu kelebihan, atau memang kekurangan bagi mahasiswa yang berkeinginan berfoya-foya habisin duit orang tua.

Terakhir, dimanapun Anda kuliah, tidak menjamin Anda menjadi orang pintar dan cerdas.

Karena kedua kelebihan itu bisa didapatkan jika Anda bersungguh-sungguh memanfaatkan waktu untuk belajar. (Mediapeneliti.com/Syamsul Azman)

Oleh admin

Anda bisa terhubung dengan kami di Instagram @mediapeneliti

2 tanggapan untuk “Kuliah di Unsyiah Aceh Apa Kelebihan dan Kekurangannya”

Tinggalkan Balasan