Kategori
Pendidikan

Syarat Utama Mendapatkan Ilmu Penjelasan Prof Yusni Saby

MEDIAPENELITI.COM – Pada pertemuan pertama perkuliahan di Program Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh (22/3/2021), mata kuliah Komunikasi Internasional dan Isu-isu Global.

Dosen pengampu mata kuliah Prof Drs H Yusni Sabi, MA PhD.

Pada kesempatan tersebut, Prof Yusni menyampaikan, ada beberapa syarat utama untuk mendapatkan ilmu pengetahuan.

Berpikir Cepat

Bukan hanya cerdas, berpikir cepat merupakan salah satu cara untuk mendapatkan ilmu.

Berpikir cepat membuat pikiran bisa memecahkan masalah dengan sigap, pun sebagai mengasah pikiran agar memberikan jawaban maupun menerima berbagai pandangan dari orang lain dengan ligat.

Berpikir cepat merupakan syarat pertama untuk mendapatkan ilmu, karena dengannya manusia bisa bersahabat dengan pikirannya.

Minat Besar

Untuk mendapatkan ilmu, maka diperlukan minat besar dari seseorang, karena semakin tinggi minat seseorang pada belajar, maka semakin tinggi semangatnya.

Sama halnya seseorang mengerjakan sesuatu yang ia sukai, bila dirinya hobi mengerjakan suatu hal, maka ia akan menghabiskan banyak waktu tanpa merasa lelah melakukan hobinya tersebut.

Misalnya seseorang menyenangi pergi jalan-jalan, ketika pergi jauh dari rumah, perasaannya tidak akan pernah merasa terasing, karena ia menyukai berpergian.

Namun, akan sangat berbeda ketika seorang yang tidak menyukai berpergian ketika berada jauh dari rumah, bukan mustahil perasaannya akan sedih.

Tidak Mudah Menyerah

Syarat untuk mendapatkan ilmu lainnya dengan tidak mudah menyerah.

Seseorang yang bersungguh-sungguh, tidak mudah berputus asa jika dirinya belum berhasil menguasai suatu bidang.

Malah, dirinya akan belajar lebih keras dan menjadikan kegagalan sebagai pemahaman dan pengalaman supaya membuat cara lain agar tidak gagal.

Tidak mudah menyerah adalah syarat mendapatkan ilmu, karena ilmu bukan mudah untuk didapatkan begitu saja, butuh pemahaman dan rasa berjuang yang tinggi untuk merasakan manisnya memiliki ilmu.

Merantau

Mencari ilmu tidak hanya pada satu tempat, untuk mendapatkan banyak ilmu, maka dibutuhkan merantau dan berusaha selalu pergi ke tempat lainnya jika pada suatu tempat telah ia pahami.

Semakin jauh perjalanan, maka akan semakin banyak pengalaman dan semakin terbuka pikiran manusia.

Maka, perbedaan signifikan jika dilihat dari orang yang merantau daripada tidak pernah keluar dari kampungnya berasal.

Orang yang merantau akan lebih mudah memahami keadaan orang lain dan mudah menerima perbedaan, karena dirinya sudah terbiasa dengan orang-orang baru.

Demikian pula dalam ilmu pengetahuan, semakin jauh seseorang merantau, maka semakin banyak ia melihat dunia.

Guru yang Menginspirasi

Tidak bisa manusia paham ilmu tanpa adanya guru.

Dengan adanya guru, seorang pelajar bisa terinspirasi untuk semakin giat dalam belajar, giat dalam mencari ilmu dan ada pembimbing ketika dirinya jenuh.

Kehadiran guru dalam mencari ilmu membuat pelajar bisa terkendali dan bisa selalu ada yang memantau.

Maka, memiliki guru adalah salah satu syarat yang harus ada ketika seorang pelajar ingin mendapatkan ilmu.

Waktu yang Cukup

Belajar membutuhkan waktu yang lama, bahkan ada ungkapan bijak mengatakan ‘tuntutlah ilmu dari buaian sampai liang lahat.’

Demikian panjang waktu yang dibutuhkan untuk belajar, bahkan tidak ada kepantasan bagi manusia mengatakan dirinya sudah cukup dengan ilmu.

Ilmu sangat banyak di dunia, ia bak benda yang liar dan butuh kesigapan dan ketaatan manusia untuk menangkapnya.

Sehingga, sampai kapanpun, manusia butuh untuk belajar dan tidak pernah merasa diri sudah pintar dalam menuntut ilmu.

Demikian beberapa hal yang bisa dikutip dari mata kuliah hari Senin (22/3/2021) yang disampaikan Prof Yusni Saby.

Terakhir Prof Yusni menyampaikan, ‘Siapa yang mencatat, berarti kekal ilmunya, sebab ingatan bisa hilang,’ (Syamsul Azman)

Tinggalkan Balasan