Kategori
Tips

Teknik Berbicara Paling Ampuh untuk Pendengar Tanya Puji Bereaksi

MEDIAPENELITI – Tips berbicara selanjutnya adalah melakukan teknik berbicara paling ampuh untuk pendengar. Tanya, Puji, Bereaksi adalah salah satu caranya agar lawan bicara nyaman berhadapan dengan Anda. 

Teknik berbicara satu ini masih seputar buku Oh Su Hyang. Penulis memilih menjadikan buku ini sebagai rujukan karena teknik bicara yang dijabarkan cukup mudah untuk dipahami serta tidak sulit diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari. 

Menurut penulis buku yang menjadi rujukan ini, dirinya sering memberikan masukan kepada orang yang kesulitan dalam berbicara, kebanyakan diantara mereka memiliki masalah sulit menjalin komunikasi yang baik dalam kehidupan nyata. 

Teknik Bicara 

Oh Su Hyang memberikan teknik dengan rumus C =QXPXR Communication = Question x Praise x Reaction. 

Rumus ini cukup sederhana, diperlukan untuk memenuhinya. Yaitu “Q’ atau question (pertanyaan), “P atau praise (pujian), dan R’ atau reaction (reaksi). 

Dengan demikian komunikasi akan berjalan dengan lancar dan baik. 
Komunikasi tidak akan terwujud jika tidak ada ketertarikan sama sekali terhadap lawan bicara. Berbicara tanpa ketertarikan sama saja seperti berbicara sendiri dengan tembok. 

Pertanyaan termudah yang dapat dilontarkan kepada lawan bicara adalah”Siapa nama Anda?” Pertanyaan ini tidak akan muncul jika tidak ada ketertarikan terhadap lawan bicara. 

Ketika kita memiliki ketertarikan pada lawan bicara, maka pertanyaan ketertarikan akan muncul, setiap orang akan membangun pertanyaan baik mencerminkan ketertarikannya pada lawan bicara. 

Apalagi dalam hubungan suami istri, pertanyaan-pertanyan begitu berperan untuk menghangatkan suasana rumah. Tidak bisa dipungkiri, semakin sering tinggal bersama, maka perlahan-lahan cinta akan memudar dan dialog antara suami istri juga akan semakin sedikit. 

Jika suami istri sudah tidak banyak berbicara, malapetaka akan tiba, lontarkanlah pertanyaan meskipun tidak penting bagimu, namun bagi orang yang Anda tanyakan, itu amat berarti, karena memperlihatkan Anda peduli pada dirinya. 

“Habis potong rambut?” “Bagaimana pekerjaan di kantor?” 

Pujian Detail Mendatangkan Reaksi yang Baik 

Pujian memiliki efek yang sangat cepat pada orang lain, berikan pujian yang detail, seperti “Anda terlihat lebih muda,” “Wah kulit Anda sangat cerah,” pujian-pujian seperti ini akan langsung memberikan semangat kepada orang yang mendengar. 

Pujian akan lebih sempurna jika Anda terfokus pada bagian tertentu, misalnya “Alis Anda bagus,” selain itu Anda bisa memuji barang yang dipakai oleh lawan bicara, seperti “Sepatunya bagus sekali,” “Pakaian yang Anda kenakan sangat cocok dengan Anda,” dan sebagainya. 

Umpan Balik dengan Nada Antusias

Bereaksilah ketika mendengar lawan bicara, reaksi yang paling sederhana seperti mengatakan “Oh Ya?” siapapun akan senang jika lawan bicaranya merespon dan memperlihatkan ketertarikannya. 

Seperti yang diungkapkan oleh pakar bicara Larry King, ia memberikan aturan pertama dalam berbicara atau berdialog yakni dengan mendengarkan. 

Perlihatkan dengan sungguh bahwa Anda memiliki ketertarikan berbicara orang di depan Anda. Sehingga, lawan bicara akan menganggap Anda juga tertarik mendengar ia berbicara. 

Untuk menjadi pembicara yang hebat, Anda harus terlebih dulu menjadi pendengar yang hebat. 

Dalam dialog, ada “aturan 1-2-3.” 

Sekali berbicara, dua kali mendengarkan, tiga kali memberi umpan balik. 
Inilah yang dibutuhkan oleh pasangan yang mengalami hambatan komunikasi. Mendengarkan dan merespon. 

Demikianlah teknik berbicara paling ampuh untuk pendengar. Maka untuk lebih mudah bicara, Anda juga harus lebih banyak mendengarkan. (Mediapeneliti.com/Syamsul Azman)

https://www.instagram.com/p/CBdbFW8Dqn9/

Oleh admin

Anda bisa terhubung dengan kami di Instagram @mediapeneliti

Tinggalkan Balasan