Kategori
Tips

Tips Bicara Mengatasi Suara Lemah dan Gagap Agar Terdengar Jelas, Latihan Vokal

MEDIAPENELITI.COM – Bila Anda berbicara namun terkendala para pendengar tidak memahami yang Anda ucapkan karena alasan mereka suara Anda terlalu kecil atau lemah, tentu saja ini tidaklah nyaman.

Bagi Anda dengan nada bicara seperti itu sudah sangat keras, namun yang mendengar tidak tahu yang Anda bilang. Antara pendengar yang agak tuli, atau memang suara Anda yang kecil.

Untuk mengetahui pendengar yang tuli atau memang suara Anda yang kecil, maka coba berbicara seperti biasa pada beberapa orang. Jika meraka mengakui suara Anda tidak terdengar, maka sudah tentu suara Anda lemah, bukan mereka yang tuli.

Selain itu, kendala lainnya adalah ketika Anda berbicara terbata-bata atau gagap. Terjadi karena Anda grogi, atau memang cara bicara Anda demikian karena gugup dan semacamnya.

Nah, pada buku Bicara itu Ada Seninya karangan Oh Su Hyang, ada juga diberikan tips mengenai hal ini.

Setengah Udara Setengah Suara

Diceritakan pada buku ada seorang pengacara berusia 30 tahunan menceritakan keluhannya, suaranya yang tipis dan lemah, sehingga ia terbata-bata dalam bicara.

Ia mengakui kesulitan dengan nada bicaranya yang sulit dipahami pendengar, terlebih ia harus berbicara meyakini hakim dan juga kliennya.

Wanita ini melakukan latihan keras, melakukan saran dari Oh Su Hyang untuk memotong suku kata. Maksudnya berbicara pendek-pendek dan tidak menyambung setiap suku kata.

Berbicara perkata akan memudahkan para pendengar untuk memahami suara yang lemah dan kecil.

Menurut para orthophonist (terapis berbicara), orang yang terlahir dengan suara enak didengar tidaklah lebih dari 5%.

Tips Bicara Mengatasi Suara Lemah dan Gagap Agar Terdengar Jelas, Latihan Vokal. Sumber Foto Wikipedia

Meskipun demikian, sisanya dapat mengubah suaranya menjadi lebih baik lewat latihan. Seperti apa warna suara yang disukai banyak orang? Suara yang jelas dan bergema.

Pada dasarnya, untuk memiliki suara yang bergema harus menyimpan banyak udara di dalam mulut.

Tiga Cara Mudah Mengolah Suara

Vokalisasi

Suara reaktif seperti “mm”, “ah”, “oh”. Untungnya hal ini bisa diikuti dengan mudah oleh siapa pun dan di mana pun.

Ketika Anda membuat bunyi “mm”, gelombang suara akan menjalar dan hidung ke ujung kepala dan tepi wajah sehingga suara menjadi lebih dalam.

Saat kita mengucapkan “aa”, rongga mu terbuka lebar sehingga suara lebih bergema.

Sedangkan saat mengeluarkan suara “oo”, hak itu membuat pergerakan rahang sehingga artikulasi lebih fleksibel.

Terdengar sederhana, tapi ketahuilah efeknya luar biasa. Teknik vokalisasi “m,a,o’. Anda bisa melatih vokalisasi dengan teknik ini, sering-sering lakukan, terlebih sebelum berbicara depan umum, teknik ini juga berfungsi sebagai senam wajah.

Melenturkan Organ Artikulasi

Banyak orang yang berbicara dengan lafal yang tidak tepat akibat kebiasaan yang salah, dan untuk memperbaikinya harus dengan latihan menggerakkan organ artikulasi dengan benar.

Di bawah ini adalah bunyi untuk mengaktifkan bibir, rahang dan lidah. Lakukan latihan ini sesering mungkin untuk melenturkan organ artikulasi.

  • Bibir: Ma Ba Ta
  • Rahang: Ta Na Da
  • Lidah: La Li Lu
  • Hidung: Hong Kong Song
Bernapas ala Choi Bool Am

Aktor Choi Bool Am mengeluarkan suara “pha” sambil tersenyum.

Ini adalah contoh yang sangat bagus untuk melatih pernapasan.

Napas diperlukan untuk menghasilkan suara yang bergema.

Tempat kursus berbicara biasanya mendorong untuk pernapasan perut, yang sebetulnya tidak perlu dipelajari secara khusus. Kita dapat melakukannya dengan mengeluarkan suara seperti Choi Bool Am.

Cobalah keluarkan suara “pha”. Dengan begitu, Anda akan merasakan diafragma Anda terbuka lebar dan napas menjadi lebih dalam.

Lakukan latihan ini agar suara Anda bisa lebih jelas didengar oleh pendengar.

Terlihat sederhana dan tidak berguna kan? namun sering-seringlah mencoba, karena teknik ini bisa melatih muka dan mulut lebih mudah dalam berbicara.

Sama halnya dalam bermain bola, melakukan pemanasan sebelum merumput di lapangan, sama halnya dengan berbicara, sebelum berbicara di depan umum, lakukan latihan.

Kita bisa menyebutnya dengan senam wajah. Silahkan mencoba (Mediapeneliti.com/Syamsul Azman)

Tinggalkan Balasan